Finance

Road Trip Seru Tapi Was-Was? Mungkin Yang Kurang Bukan Camilan, Tapi Asuransi Kendaraan!

Ada sensasi yang nggak pernah gagal muncul setiap kali menempuh perjalanan jauh pakai kendaraan pribadi. Campuran antara deg-degan, semangat yang membuncah, dan secuil harap-harap cemas. Apalagi kalau rutenya lintas kota, lintas provinsi, naik-turun perbukitan, ngelewatin jalanan sepi yang cuma ditemani deretan pohon tinggi, kabut tipis, dan lagu-lagu galau di playlist. Tapi ya… justru di situlah magisnya road trip cara paling ampuh buat healing versi aku si Travel Galau.

Tahun lalu, aku dan suami ambil rute Jakarta–Bromo lewat jalur pansela, bukan tol Trans Jawa. Kami udah siapin semuanya: itinerary yang penuh titik bintang, stok cemilan seolah-olah kami bakal terdampar di pulau tak berpenghuni, playlist penuh lagu nostalgic biar vibes-nya dapet, sampai servis total mobil di bengkel langganan. Ban dicek, oli diganti, rem diuji. Semua terlihat aman.

Tapi… ternyata semua itu belum cukup.

Di Jalan, Kita Nggak Sendirian: Risiko Bisa Datang dari Mana Saja

Hari kesepuluh perjalanan, kami melintasi jalur alternatif dari Kediri menuju Malang. Jalannya sempit, berkelok, dan minim penerangan karena berkabut. Di tengah perjalanan yang harusnya tenang, tiba-tiba sebuah mobil box melaju kencang dari arah belakang—nyalip sembarangan tanpa ampun.

Aku cuma sempat tarik napas kencang dan pegang erat sandaran tangan. Dalam sepersekian detik, suamiku injak rem cukup dalam. Untungnya, sistem pengereman mobil kami masih responsif. Nggak ada yang luka. Tapi jujur, detik itu rasanya degup jantung berpacu lebih cepat dari kecepatan mobil.

Itu jadi tamparan halus buat kami: secanggih dan seaman apapun kendaraan kita, kita nggak bisa ngatur jalanan. Kita nggak bisa kontrol gaya berkendara orang lain, atau menebak kejutan yang disiapkan jalanan di depan.

Cuaca bisa berubah seketika. Jalanan bisa licin. Dan kesalahan orang lain—meski kita sudah hati-hati—bisa tetap menyeret kita ke risiko yang nggak diundang.

Dan disanalah aku sadar… Punya asuransi kendaraan bukan cuma soal kewajiban pas beli mobil baru. Itu bagian dari self-care. Bentuk kasih sayang pada diri sendiri dan orang yang kita sayang, terutama kalau kamu tipe yang suka pergi jauh dan menaklukkan jalanan seperti kami.

Karena seperti kutipan yang aku dengar di salah satu event kemarin:

“Kebahagiaan tanpa ketenangan, bukan kebahagiaan sesungguhnya.”

Bener banget. Traveling itu harusnya bikin bahagia, bukan malah bikin was-was. Dan salah satu cara untuk bikin hati tenang sepanjang perjalanan adalah: punya proteksi yang bisa diandalkan.

3 Tips Memilih Asuransi Kendaraan: Nggak Bisa Asal Pilih

Sejak kejadian nyaris diserempet mobil box itu, aku jadi mulai mikir lebih jauh soal proteksi kendaraan. Dulu, kupikir asuransi kendaraan itu cuma formalitas, kayak bonus waktu beli mobil baru. Tapi ternyata, itu bisa jadi penyelamat di saat genting.

Aku pun mulai cari tahu apa aja sih yang sebenarnya perlu dipertimbangkan sebelum memilih asuransi kendaraan? Karena jujur ya, aku nggak mau asal pilih. Salah pilih asuransi bisa bikin ribet sendiri di kemudian hari. Kan nggak lucu kalau pas kejadian malah bingung harus klaim ke mana, atau ternyata proteksinya nggak selengkap yang kita kira.

Akhirnya aku mulai pelan-pelan belajar, nanya ke teman-teman yang lebih paham, sampai baca-baca referensi terpercaya. Dari situ aku sadar, ada beberapa hal penting yang sebaiknya kita perhatikan sebelum memutuskan beli asuransi kendaraan.

Dan aku bakal bagi pengalamanku di sini biar kamu juga bisa lebih siap dan nggak salah langkah saat memilih proteksi terbaik untuk kendaraanmu. Let’s go!

1. Pilih yang Aman dan Berpengalaman

Waktu awal cari asuransi, aku sempat dibikin bingung sama banyaknya pilihan. Semua tampak menjanjikan, semua bilang “terbaik”. Tapi aku sadar, bukan cuma soal janji manis—yang paling penting adalah track record-nya.

Akhirnya aku mulai cari tahu perusahaan asuransi yang sudah lama beroperasi dan punya reputasi baik. Karena buatku, ini bukan soal murah atau mahal. Ini soal rasa aman.

Perusahaan yang sudah lama berdiri biasanya punya sistem yang lebih matang, jaringan bengkel rekanan yang luas, dan yang paling penting terbukti bisa dipercaya. Kita nggak pernah tahu kapan musibah datang. Jadi, rasanya lebih tenang kalau kita tahu ada tim profesional yang siap bantu saat dibutuhkan.

2. Kenali Jenis Asuransi Kendaraan

Satu lagi pelajaran penting waktu riset: nggak semua asuransi kendaraan itu sama. Awalnya kupikir semua asuransi akan melindungi dari segala hal. Ternyata nggak gitu juga.

Ada dua jenis utama yang harus kita kenali:

All Risk / Comprehensive

Ini melindungi dari kerusakan kecil sampai besar, bahkan kehilangan akibat pencurian. Cocok banget buat kendaraan yang masih baru, atau kalau kamu termasuk orang yang sering bepergian jauh kayak aku.

TLO (Total Loss Only)

Ini hanya menanggung kerugian total, misalnya kerusakan parah di atas 75% atau kehilangan kendaraan. Biasanya premi-nya lebih ringan, tapi tentu saja perlindungannya lebih terbatas.

Waktu itu, aku sempat galau juga lebih cocok pilih All Risk atau TLO, ya? Tapi setelah baca-baca dan bandingin, ternyata asuransi All Risk biasanya lebih ideal untuk mobil yang usianya masih relatif muda, sekitar di bawah 5 tahun. Sementara mobilku sekarang usianya sudah hampir 10 tahun. Jadi, aku pun mulai mikir… mungkin nanti saat ganti mobil baru, aku akan langsung sekalian mendaftarkan asuransi All Risk biar perlindungannya maksimal dari awal.

Untuk sekarang, aku tetap terus cari tahu dan pertimbangkan opsi yang paling masuk akal. Karena meski belum punya asuransi kendaraan, aku nggak mau asal ambil keputusan. Mobil boleh tua, tapi proteksi tetap harus bijak, kan?

3. Proses Klaim yang Jelas dan Mudah

Yang terakhir ini nggak kalah penting: proses klaim. Aku sempat dengar cerita dari temanku yang harus bolak-balik ke kantor asuransi karena proses klaimnya ribet banget. Katanya, banyak dokumen yang harus diurus manual, harus nunggu approval lama, dan komunikasi dengan pihak asuransi pun kurang responsif. Duh, capek di waktu dan capek di hati!

Makanya, waktu aku cari asuransi, aku pastikan banget: proses klaimnya harus simpel, jelas, dan kalau bisa, bisa online. Karena saat musibah terjadi, kita butuh solusi cepat, bukan drama tambahan.

Sekarang banyak perusahaan asuransi yang sudah digital-friendly, bisa klaim lewat aplikasi atau cukup lewat call center. Pilih yang begini, biar kamu nggak stres saat butuh pertolongan.

Kenalan Lebih Dekat dengan Sompo Insurance

Setelah muter-muter riset dan membandingkan berbagai pilihan, aku akhirnya ketemu satu nama yang terus muncul dan bikin penasaran: Sompo Insurance Indonesia.

Kebetulan, hari sabtu lalu aku diundang ke acara Ngobrol Siang bersama Sompo. Sebuah intimate event yang dihadiri oleh beberapa blogger. Di sana, kami nggak cuma duduk manis sambil ngopi cantik tapi benar-benar dapat kesempatan ngobrol langsung dengan orang-orang penting di balik Sompo.

Ada Eric Nemitz, CEO sekaligus Presiden Direktur PT Sompo Insurance Indonesia yang super ramah dan terbuka. Lalu ada Budiman Santoso, Senior EVP of Sales, dan Ruthania Martinelly, Head of Brand & Corporate Communication, yang menjelaskan banyak hal tentang filosofi dan layanan Sompo.

Dari sesi ngobrol santai itulah aku baru benar-benar paham: Sompo bukan pemain baru. Mereka sudah berdiri sejak 1975 dan merupakan salah satu perusahaan asuransi umum teratas di Indonesia. Selama hampir lima dekade, mereka sudah melindungi jutaan pelanggan, baik individu maupun bisnis.

Dan yang bikin aku respect, Sompo nggak hanya mengandalkan nama besar. Mereka terus berinovasi lewat layanan yang mereka sebut “Kemudahan Keahlian” artinya, semua perlindungan yang diberikan dirancang agar mudah diakses, profesional, dan sesuai kebutuhan zaman sekarang.

Produk Asuransi Kendaraan dari Sompo: Lengkap dan Adaptif

Di sesi pemaparan, aku jadi lebih ngerti kenapa Sompo begitu direkomendasikan. Mereka punya produk asuransi kendaraan yang lengkap banget bukan cuma basic protection, tapi juga bisa disesuaikan sesuai kebutuhan kita di lapangan.

1. Asuransi Kendaraan All Risk / Comprehensive

Ini cocok banget buat kamu yang mobilnya masih baru atau sayang banget sama kendaraan kesayangan.

  • Melindungi dari kerusakan kecil seperti baret halus
  • Sampai kerusakan besar akibat tabrakan
  • Bahkan kehilangan karena pencurian
  • Mobil tua juga bisa, walau akan dikenakan loading premi

Buatku, ini tipe asuransi yang ngasih rasa aman total. Perlindungannya telah di cover sesuai syarat dan ketentuan polis.

2. Asuransi Total Loss Only (TLO)

Kalau kamu butuh perlindungan tapi punya budget terbatas, TLO bisa jadi opsi realistis.

  • Melindungi hanya kerugian total: kerusakan >75% atau kehilangan
  • Premi-nya lebih ekonomis
  • Cocok untuk kendaraan yang usianya cukup senior

3. Produk Tambahan (Rider): Perlindungan Lebih dari Sekadar Tabrakan

Nah ini dia bagian paling menarik dari produk Sompo. Mereka punya banyak perlindungan tambahan yang bisa kamu tambahkan sesuai kebutuhan. Buatku yang sering roadtrip ke daerah pegunungan dan rawan hujan, fitur-fitur ini terasa sangat relevan:

  • Banjir dan Angin Topan: Buat kamu yang tinggal di kota dengan curah hujan tinggi
  • Gempa Bumi, Tsunami, Letusan Gunung: Proteksi dari risiko bencana alam
  • Kerusuhan, Pemogokan, Terorisme: Karena kadang situasi bisa nggak terduga
  • Tanggung Jawab Pihak Ketiga: Kalau kamu menyebabkan kerugian ke kendaraan lain
  • Kecelakaan Diri: Melindungi pengemudi dan penumpang jika terjadi cedera akibat kecelakaan

4. Layanan Darurat: Emergency Roadside Assistance & Evakuasi Medis

Ini bagian yang bikin aku pribadi tenang banget. Sompo menyediakan Emergency Roadside Assistance (ERA) layanan darurat jika mobil mogok, ban kempes, aki rusak, atau kehabisan bensin di tengah jalan.

Dan yang paling keren: evakuasi medis dengan ambulance kalau terjadi kecelakaan serius di jalan. Bayangin kamu lagi roadtrip ke daerah sepi, jauh dari rumah sakit, dan butuh pertolongan segera layanan ini bisa jadi penyelamat.

Siap Roadtrip Tanpa Cemas?

Setelah acara itu selesai, aku pulang dengan satu kesimpulan: road trip yang menyenangkan itu bukan cuma soal sejauh apa roda berputar, tapi seberapa tenang hati kita sepanjang jalan. Dan ketenangan itu nggak datang tiba-tiba—ia lahir dari banyak hal. Dari playlist yang pas, teman perjalanan yang asyik, hingga perlindungan kendaraan yang bikin kita nggak was-was.

Soalnya, jalanan itu penuh kejutan. Kadang hujan datang mendadak, kadang pengemudi lain bikin deg-degan. Tapi dengan perlindungan yang tepat, kita nggak cuma melindungi mobil kesayangan, tapi juga diri sendiri dan orang-orang yang duduk di kursi sebelah yang senyumnya selalu ingin kita jaga sampai tujuan.

Kalau kamu juga pengen merasakan perjalanan yang lebih tenang dan terlindungi, aku saranin mulai kenalan deh sama asuransi kendaraan dari Sompo. Produk-produknya lengkap, proses klaimnya gampang, dan layanan daruratnya siap bantu kamu kapan pun, di mana pun.

Mau tahu lebih lanjut? Hubungi aja Sompo Care di 14051. Tim mereka ramah dan siap bantu kamu cari proteksi yang paling cocok buat gaya hidup dan kebiasaan berkendara kamu.

Karena jalan boleh berliku, tapi rasa aman harus selalu satu arah menuju ketenangan.

Jangan lupa cek website dan akun Instagram mereka ya:

Website: www.sompo.co.id
Instagram: @sompoindonesia

Recent Posts

Menantang Adrenalin di Kali Cokel Pacitan: Dari Ketenangan “Amazon” Hingga Terhempas ke Lautan

Siapa bilang Pacitan cuma tentang gua yang sunyi atau pantai yang kelihatan tenang dari kejauhan?…

14 hours ago

Using a Bali Monthly Villa as a Temporary Official Address

Using a monthly villa as your declared address is possible with several institutions in Bali,…

2 days ago

Eksplorasi Jalur Selatan: 17 Destinasi Pacitan Paling Hits dan Instagramable 2026

Ada kota yang cukup dikunjungi sekali, lalu selesai. Ada juga yang dua kali, habis itu…

5 days ago

ASUS AiO V400: Ketika 2026 Mengajarkanku Pulang, Melambat, dan Tetap Produktif dari Rumah

Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh…

2 weeks ago

Dari Trip ke Trip, Kubah Masjid Selalu Menyimpan Cerita

Aku selalu bilang ke teman-teman, jalan-jalan itu bukan cuma soal destinasi, tapi soal menemukan hal-hal…

2 weeks ago

Aksesoris Wajib untuk Menaikkan Tarif Harian Rental Mobil Tanpa Overbudget

Persaingan dalam bisnis rental mobil terus meningkat setiap tahun. Penyewa tidak hanya mencari kendaraan yang…

3 weeks ago