Pernah nggak sih, baru selesai keliling Candi Borobudur, terus semua anggota keluarga kompak bilang “lapar”? Aku pernah, dan rasanya panik juga. Anak-anak mulai rewel, orang tua butuh duduk, sementara aku masih sibuk buka peta di ponsel sambil mikir: resto di Magelang mana, ya, yang enak, nggak jauh dari candi, dan muat buat rombongan?
Dari pengalaman itu, aku jadi lebih rajin mencatat tempat makan di Magelang, terutama yang dekat Borobudur. Kali ini aku mau berbagi satu tempat yang menurutku paling pas buat makan bareng keluarga, plus beberapa pilihan lain buat kamu yang mau keliling kuliner.
Kalau kamu sedang mencari tempat makan di magelang yang suasananya tenang, coba mampir ke Kedai Bukit Rhema. Lokasinya di Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang. Dari Candi Borobudur jaraknya sekitar lima kilometer, kira-kira 10 sampai 15 menit naik mobil, jadi cocok banget buat kamu yang lagi cari resto Borobudur buat makan setelah keliling candi.
Yang bikin seru, kedai ini berada di kawasan yang sama dengan Rumah Doa Bukit Rhema, bangunan unik yang lebih dikenal orang sebagai Gereja Ayam. Iya, Gereja Ayam yang terkenal dari film Ada Apa Dengan Cinta 2 itu. Jadi habis jalan-jalan dan foto-foto di sana, kamu tinggal turun sedikit buat makan. Nggak perlu pindah mobil lagi, nggak perlu cari parkir lagi.
Salah satu cara menikmati tempat ini yang paling aku suka adalah datang pagi-pagi. Dari bagian atas gedung Gereja Ayam, kamu bisa menunggu matahari terbit pelan-pelan di balik perbukitan dan kabut tipis. Udaranya sejuk, suasananya hening, dan rasanya cocok banget buat mengawali hari libur.
Setelah itu, perut biasanya mulai minta jatah. Nah, di sinilah enaknya: sarapan sudah menunggu di kedai, di lokasi yang sama. Duduk di teras sambil menyeruput minuman hangat, memandang hijaunya Perbukitan Menoreh, rasanya capek naik-turun bukit langsung terbayar.
Makan bareng keluarga besar itu tantangannya satu: seleranya beda-beda. Ada yang pengin nasi lengkap, ada yang cuma mau camilan, ada juga yang cukup minum teh. Di Kedai Bukit Rhema ada pilihan prasmanan, jadi setiap orang bisa ambil lauk dan sayur sesuai selera dan porsinya sendiri. Anak-anak juga bisa pilih makanan yang mereka suka tanpa drama.
Kalau lebih suka pesan dari daftar menu, pilihannya juga banyak. Ada bakmi jawa goreng, bakmi godog, nasi goreng magelangan, ayam bakar, sate ayam, sampai mendoan dan pisang goreng yang pas buat camilan. Buat minumannya, ada kopi robusta Magelang, jahe sereh, teh hangat, dan es teh. Harga dan isi prasmanan bisa berubah, jadi lebih aman tanya langsung ke kedai sebelum datang, apalagi kalau rombongannya besar.
Area makannya ada di dalam ruangan, di luar ruangan, dan di joglo. Banyak keluarga memilih duduk di teras yang menghadap pepohonan dan perbukitan. Mejanya bisa diatur supaya satu rombongan duduk berdekatan, jadi nggak terpencar ke mana-mana. Buat kamu yang datang saat akhir pekan atau hari libur, sebaiknya hubungi pihak kedai dulu supaya tempat duduknya bisa disiapkan.
Biar perjalananmu makin lengkap, ini beberapa pilihan lain yang bisa kamu coba:
Semua pilihan ini bisa digabung. Misalnya sarapan di bukit, makan siang di warung dekat candi, lalu cari kupat tahu sebelum pulang.
Buatku, liburan ke Borobudur bukan cuma soal melihat candi. Momen duduk bareng keluarga sambil makan dan ngobrol santai justru sering jadi bagian yang paling diingat. Kalau kamu lagi menyusun rencana ke Magelang, semoga catatan kecil ini bisa membantu. Selamat jalan-jalan, dan selamat makan!
Dian Ravi. Muslimah travel blogger Indonesia. Jakarta. Part time blogger, full time day dreamer. Pink addict, but also love toska. See, even I cannot decide what’s my favorite color is.Mau bikin bahagia, cukup ajak jalan dan foto-foto.
Daya tarik akomodasi di Bali sebagian besar bertumpu pada material alami. Bale bengong, plafon ekspos,…
Saat musim kemarau panjang tiba atau jaringan PDAM byar-pett, tandon air adalah penyelamat pertama rumah…
Perencanaan desain masjid 2 lantai menjadi kebutuhan penting bagi panitia pembangunan di kawasan permukiman yang…
Banyak orang membayangkan kehidupan seorang travel blogger dan content creator itu seindah pameran foto di…
Buat yang hobi jalan-jalan, ada satu masalah yang jarang dibahas tapi hampir semua orang mengalaminya:…
Mendapatkan tambahan modal masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil,…