Kalau boleh jujur, 2022 adalah tahun terboros dalam hidup aku. Rasanya ada saja sesuatu yang ingin aku beli. Hal ini tentunya didukung dengan penghasilan aku sebagai freelancer yang menurut aku mengalami peningkatkan justru di masa-masa pandemi.
Tapi mau sampai kapan aku terus konsumtif? Aku cukup sadar diri kok. Sebagai seorang freelancer, penghasilanku pasti akan mengalami naik turun. Sudah saatnya aku berhenti bersikap konsumtif dan mulai memikirkan untuk berinvestasi. Apalagi pertengahan tahun nanti status suami sebagai karyawan tetap pun akan berakhir.
Tidak semua orang seberuntung aku di masa pandemi. Ada banyak yang terdampak dari sisi financial. Kehilangan pekerjaan, berusaha membangun UMKM tapi kesulitan untuk mendapatkan modalnya.
Beruntung, ada banyak pihak yang ingin membantu para UMKM agar bisa bangkit, salah satunya dengan cara memberikan support modal usaha berupa pinjaman UMKM. Salah satu yang sudah berjalan di Indonesia adalah melalui Peer-to-Peer Lending (P2P), seperti Akseleran.
Peer-to-Peer Lending merupakan inovasi di bidang teknologi keuangan yang merujuk pada layanan pinjam meminjam yang dilakukan oleh pemberi pinjaman (lenders) dan penerima pinjaman (borrowers). P2P Lending dilakukan melalui platform sendiri tanpa adanya campur tangan dari institusi keuangan.
Akseleran dikenal sebagai startup Fintech P2P Lending yang sudah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor surat KEP-122/D.05/2019, sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu telah mendapatkan sertifikat ISO 27001 full scope. Sudah ada sejak 2 Oktober 2017, Akseleran bisa diakses dengan mudah website www.akseleran.co.id ataupun melalui aplikasi mobile, baik dari Google Play Store (Android) atau Apple App Store (iOS).
Sebagai P2P Lending Platform di Indonesia, Akseleran menghubungkan UMKM yang membutuhkan dana untuk mengembangkan atau mempertahankan usaha dengan para pemberi pinjaman yang memberikan pendanaan online. Yang menarik, suku bunganya kompetitif dengan tenor, metode pembayaran, dan penyertaan agunan yang fleksibel.
Untuk pendana yang ingin memberikan pinjaman dananya dan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM yang sedang membutuhkan tambahan modal usaha dapat dilakukan pemberian dana mulai dari Rp100.000 dengan imbal hasil yang diperoleh hingga mencapai 21% per tahun.
Sedangkan untuk peminjam, Akseleran dapat memfasilitasi pinjaman usaha kepada UKM kelas menengah mulai dari Rp200 juta dan maksimal sebesar Rp2 miliar.
Tahun 2022 lalu, Akseleran menargetkan dapat menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp3,2 triliun kepada lebih dari 2.000 pinjaman (borrower) dengan meraih lebih dari 250.000 pemberi dana pinjaman (lender) di seluruh Indonesia.
Gak sulit untuk jadi pemberi dana (lender) di Akseleran. Yang perlu dilakukan hanyalah melakukan registrasi hingga terverifikasi melalui situs ataupun aplikasi Akseleran. Verifikasi data lender (pemberi pinjaman/pemilik dana) ini dilakukan oleh Akseleran dan PrivyID sebagai pihak ketiga yang merupakan perusahaan yang mendapatkan izin usaha dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai penyedia layanan tanda tangan digital) yang sebelumnya sudah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.
Namun, bila kamu ingin menjadi peminjam (borrower), ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti:
– Usaha sudah berjalan selama minimal 1 tahun
– Usaha mencetak laba bersih dalam 1 tahun terakhir
– Memiliki laporan keuangan yang berisi minimal data laba dan rugi
– Membuat proposal pinjaman
– Melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan, berupa: dokumen pendirian usaha, rekening koran 3 bulan terakhir, ijin usaha, SIUP, NPWP perusahaan, SKDU, dan salinan KTP pendiri beserta jajaran manajemen.
Dengan adanya persyaratan itu, tentunya membuat para pemberi pinjaman (lender) dana tak perlu cemas. Karena UMKM yang akan diberikan pinjaman sudah terbukti memiliki usaha yang berjalan baik dan legal.
Sebagai permulaan aku mencoba melakukan investasi pendanaan di Akseleran sebesar Rp 100.000 terlebih dahulu. Ini nih yang aku suka dari Akseleran, kita sudah bisa mulai melakukan pendanaan mulai dari Rp 100.000, cocok buat pemula seperti aku.
Sebagai calon lender kita tetap harus teliti dan hati-hati dalam mengembangkan dana. Ada banyak campaign yang ditawarkan di Akseleran. Baca dengan seksama segala informasi yang diberikan mulai dari tujuan penggalangan dana, jaminan dan agunan, identitas usaha, highlight keuangan mereka, jadwal angsuran, histori pinjaman dan lainnya, untuk meminimalkan berbagai risiko dalam mengembangkan dana.
Bantu pendanaan UMKM di Akseleran mudah dan menguntungkan. Gak percaya? Simak deh 4 kelebihan memberikan pinjaman di Akseleran berikut ini:
Bunga yang didapatkan berkisar 9.5% s.d 10.5% per tahun. Bila dibandingkan dengan produk finansial lainnya, dana berkembang lebih cepat.
Semua proses pemberian pinjaman dilakukan secara online melalui website ataupun aplikasi Akseleran sehingga mudah untuk dilakukan dan tidak sulit untuk dipahami.
Pengajuan pinjaman pun diseleksi ketat oleh tim profesional sehingga transaksi yang dilakukan aman dan terpercaya.
Seperti yang sebelumnya sudah aku jelaskan, kita bisa mulai memberikan pinjaman modal mulai dari Rp 100.000, tanpa ada biaya tambahan apa pun.
Gimana, tertarik join Akseleran? Jangan lupa masukkan kode referral AKSLDIAN669981 dan dapatkan saldo Rp100.000,00 untuk mulai memberikan pinjaman!
Dian Ravi. Muslimah travel blogger Indonesia. Jakarta. Part time blogger, full time day dreamer. Pink addict, but also love toska. See, even I cannot decide what’s my favorite color is.Mau bikin bahagia, cukup ajak jalan dan foto-foto.
Siapa bilang Pacitan cuma tentang gua yang sunyi atau pantai yang kelihatan tenang dari kejauhan?…
Using a monthly villa as your declared address is possible with several institutions in Bali,…
Ada kota yang cukup dikunjungi sekali, lalu selesai. Ada juga yang dua kali, habis itu…
Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh…
Aku selalu bilang ke teman-teman, jalan-jalan itu bukan cuma soal destinasi, tapi soal menemukan hal-hal…
Persaingan dalam bisnis rental mobil terus meningkat setiap tahun. Penyewa tidak hanya mencari kendaraan yang…