Pernah nggak sih kamu lagi asyik scrolling galeri foto habis liburan, terus tiba-tiba merasa ada yang kurang? Pemandangannya sudah oke, outfit sudah keren, tapi kok rambut kelihatan “berantakan” yang nggak estetik? Padahal, bagi pria, rambut adalah mahkota yang paling menentukan kesan pertama.
Banyak yang bilang kalau style rambut itu adalah “koentji” kepercayaan diri. Mau kamu lagi hiking di Gunung Bromo atau sekadar staycation santai di Bali, penampilan rambut yang prima bakal bikin foto-foto di Instagram kamu makin proper. Nah, buat kamu para pembaca setia TravelGalau yang ingin tampil lebih segar, yuk kita bedah tuntas soal gaya rambut pria dan cara merawatnya agar tetap badai seharian!
Dunia barbershop sekarang sudah nggak sesederhana dulu. Kalau dulu kita cuma bilang “potong pendek ya Mas,” sekarang ada banyak istilah teknis yang perlu kamu tahu biar nggak salah gaya. Berikut adalah beberapa model rambut yang lagi hits dan karakternya:
Undercut adalah gaya rambut yang dikenal dengan potongan samping dan belakang yang sangat pendek, hampir kontras tajam dengan bagian atas yang dibiarkan lebih panjang. Perbedaan panjang inilah yang membuat tampilannya terlihat tegas, bersih, dan selalu relevan di berbagai zaman. Ada kesan rapi yang kuat, tapi tetap memberi ruang untuk bermain gaya.Keunggulan utama undercut terletak pada fleksibilitasnya. Bagian atas rambut bisa ditata sesuai suasana dan kepribadian, disisir ke belakang untuk tampilan yang sleek dan dewasa, atau dibiarkan sedikit berantakan untuk kesan santai dan effortless. Bahkan tanpa banyak produk, potongan ini tetap terlihat “niat” karena strukturnya sudah berbicara sendiri.
Gaya ini juga punya kemampuan visual yang menguntungkan. Potongan samping yang pendek membantu menciptakan ilusi wajah yang lebih panjang dan proporsional, sehingga sangat bersahabat untuk berbagai bentuk wajah, termasuk wajah bulat. Dari sisi tekstur, undercut bekerja dengan baik pada rambut lurus maupun sedikit bergelombang, karena keduanya mudah diarahkan dan tetap terlihat rapi sepanjang hari.Tak heran jika undercut sering disebut sebagai pilihan aman yang tak pernah membosankan. Ia mudah beradaptasi, cukup ubah cara menata bagian atasnya, dan kamu sudah mendapatkan nuansa yang benar-benar berbeda.
Fade adalah gaya rambut yang menonjolkan permainan gradasi halus dari bagian paling bawah hingga ke atas kepala. Rambut di area bawah dipotong sangat tipis, bahkan nyaris memperlihatkan kulit kepala, lalu perlahan menebal seiring naik ke bagian atas. Transisi yang rapi inilah yang menjadi ciri khas fade, bersih, presisi, dan terlihat sangat terawat.
Tingkat gradasinya pun bisa disesuaikan dengan karakter pemakainya, mulai dari low fade yang lebih kalem, mid fade yang seimbang, hingga high fade yang tampil lebih bold dan tegas. Gaya ini memberi kesan rapi dan maskulin yang kuat, terutama karena mampu menonjolkan struktur wajah, termasuk garis rahang. Fade juga sangat membantu bagi pemilik rambut tebal, karena potongan tipis di samping membuat volume rambut terasa lebih ringan dan tidak mengembang berlebihan.
Quiff adalah gaya rambut yang mengandalkan volume sebagai daya tarik utamanya, khususnya di bagian depan. Rambut ditata dengan arah ke atas dan sedikit ke depan, menciptakan kesan dinamis, percaya diri, dan penuh energi. Sekilas memang mirip undercut, tetapi quiff lebih “bermain” pada tinggi dan bentuk rambut, bukan sekadar kontras panjang.
Gaya ini langsung memberi statement begitu kamu masuk ruangan. Ada aura aktif dan siap bergerak, seolah rambutmu ikut menyampaikan bahwa kamu adalah pribadi yang ekspresif. Namun karena volumenya cukup dominan, quiff paling ideal ketika proporsi wajah seimbang, agar tampilan tetap terlihat harmonis dan tidak terlalu menjulang. Rambut dengan ketebalan sedang hingga tebal akan sangat mendukung bentuk quiff agar volume bisa bertahan lebih lama.
Crop cut, atau sering disebut French crop, adalah definisi dari gaya simpel yang tetap terlihat modern. Bagian samping dipotong tipis dan rapi, sementara bagian atas dibiarkan pendek dengan potongan poni yang rata atau diberi sedikit tekstur. Tampilan akhirnya clean, minimalis, dan terasa sangat praktis.
Gaya ini cocok untuk kamu yang tidak ingin menghabiskan banyak waktu menata rambut, terutama saat sedang bepergian atau traveling. Potongan poninya memberi efek seimbang pada wajah, membuat tampilan terlihat lebih proporsional tanpa usaha berlebihan. Rambut lurus yang cenderung kaku justru menjadi keunggulan di sini, karena membantu mempertahankan bentuk crop cut tetap rapi sepanjang hari.
Medium length adalah pilihan bagi pria yang ingin tampil lebih santai dengan sentuhan artistik. Rambut dibiarkan tumbuh hingga jatuh alami di sekitar telinga atau mendekati bahu, menciptakan kesan bebas, dewasa, dan sedikit effortless. Tidak ada garis potongan yang terlalu kak, justru kealamiannya yang menjadi daya tarik utama.
Gaya ini memberi keseimbangan visual yang lembut pada bentuk wajah tertentu, sekaligus menambah karakter pada penampilan. Rambut bergelombang atau keriting akan terlihat sangat estetik dalam potongan medium length, karena tekstur alaminya membuat rambut tampak hidup tanpa perlu banyak styling. Cocok untuk kamu yang ingin tampil beda, lebih ekspresif, dan tidak terlalu terikat pada kesan formal.
Percuma punya model rambut mahal kalau tekstur rambut kamu kering, kusam, atau malah penuh ketombe. Merawat rambut pria itu sebenarnya sederhana, tapi butuh konsistensi.
Merawat rambut tidak bisa dimulai dari gaya saja, tapi dari kebiasaan paling dasar: memilih shampo yang tepat. Terlalu sering orang asal mengambil shampo di rak supermarket hanya karena aromanya enak atau kemasannya menarik, padahal kulit kepala setiap orang punya kebutuhan yang berbeda. Rambut yang mudah berminyak, misalnya, membutuhkan shampo dengan kemampuan membersihkan lebih dalam agar produksi minyak berlebih tidak membuat rambut cepat lepek. Sementara itu, rambut kering justru membutuhkan formula yang kaya pelembap supaya batang rambut tetap lembut dan tidak mudah patah. Jika masalahnya adalah ketombe, penggunaan shampo dengan kandungan aktif seperti zinc atau ketoconazole secara rutin, setidaknya dua kali seminggu, akan membantu menjaga kulit kepala tetap sehat dan bersih.
Gaya rambut yang rapi dan tahan lama tidak hanya bergantung pada potongan, tetapi juga pada produk styling yang kamu gunakan. Pomade berbasis air biasanya memberikan hasil akhir yang klimis dan berkilau, sangat cocok untuk tampilan formal atau gaya rambut yang disisir rapi seperti slick back. Clay menawarkan karakter yang berbeda, dengan hasil matte tanpa kilap dan daya tahan yang kuat, sehingga ideal untuk gaya yang lebih natural dan bertekstur seperti messy look atau crop cut. Sementara itu, wax berada di tengah-tengah, memberi fleksibilitas lebih sehingga rambut bisa ditata ulang tanpa kehilangan bentuk. Memahami perbedaan ini akan membantumu mendapatkan hasil styling yang sesuai dengan gaya dan aktivitasmu.
Rambut pria rata-rata tumbuh sekitar satu hingga satu setengah sentimeter setiap bulan, dan pertumbuhan inilah yang sering membuat gaya rambut cepat kehilangan bentuk. Potongan seperti undercut atau fade sangat bergantung pada garis yang tegas dan rapi, sehingga ketika rambut mulai tumbuh tidak merata, terutama di area leher dan samping kepala, tampilan bisa langsung terlihat kurang terawat. Dengan rutin mengunjungi barber setiap tiga hingga empat minggu sekali, bentuk rambut akan tetap terjaga dan kesan rapi bisa dipertahankan tanpa harus menunggu rambut terlihat “kucel” terlebih dulu.
Traveling memang menyenangkan, tapi tanpa disadari bisa jadi “ujian” tersendiri untuk rambut. Paparan matahari, debu, angin, hingga perubahan cuaca membuat rambut lebih mudah kering, kusam, dan kehilangan kekuatannya. Karena itu, perawatan harian sederhana tapi konsisten sangat penting agar rambut tetap sehat meski sering berpindah tempat.
Penggunaan alat panas perlu diperhatikan dengan lebih bijak. Hair dryer memang praktis, terutama saat sedang terburu-buru, tetapi suhu yang terlalu tinggi bisa merusak batang rambut dan membuatnya kehilangan kilau alaminya. Mengatur suhu di level sedang sudah cukup untuk mengeringkan rambut tanpa memberi tekanan berlebih.
Kebersihan kulit kepala juga tak kalah penting, apalagi setelah seharian memakai helm atau topi saat beraktivitas di luar. Keringat dan kotoran yang terjebak di kulit kepala bisa memicu rasa gatal hingga munculnya jamur jika tidak dibersihkan dengan benar. Keramas secara menyeluruh akan membantu menjaga kulit kepala tetap segar dan sehat.
Selain itu, rambut juga membutuhkan nutrisi tambahan dari produk perawatan. Hair serum atau hair tonic sering dianggap sepele, padahal fungsinya penting untuk menutrisi akar rambut dan menjaga kekuatannya, terutama bagi pria yang rutin menggunakan produk styling atau sering berganti-ganti pomade. Perawatan ini membantu mengurangi risiko rambut rontok dan membuat rambut terasa lebih “hidup”.
Terakhir, jangan lupakan peran hidrasi dan asupan nutrisi. Rambut yang sehat tidak hanya dirawat dari luar, tetapi juga dari dalam. Minum air putih yang cukup membantu menjaga kelembapan kulit kepala, sehingga rambut tidak mudah kering dan rapuh. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, rambut pun ikut merasakan manfaatnya.
Menjaga penampilan bukan berarti kamu harus menghabiskan waktu berjam-jam di depan cermin. Dengan potongan rambut yang tepat sesuai bentuk wajah dan perawatan dasar yang konsisten, kamu sudah selangkah lebih maju untuk tampil lebih menarik dan profesional. Ingat, rambut yang rapi bukan sekadar soal tren, tapi mencerminkan pribadi yang menghargai diri sendiri dan siap menghadapi hari dengan penuh percaya diri.
Setelah urusan rambut beres dan penampilan makin maksimal, ambil waktu rehat sejenak. Cek pods sebagai teman santaimu.
Dian Ravi. Muslimah travel blogger Indonesia. Jakarta. Part time blogger, full time day dreamer. Pink addict, but also love toska. See, even I cannot decide what’s my favorite color is.Mau bikin bahagia, cukup ajak jalan dan foto-foto.
Surabaya itu kota besar dengan ritme cepat. Panasnya terasa, jaraknya jauh-jauh, dan aktivitasnya padat. Mau…
Kalau kamu ngikutin tulisanku di blog ini, kamu pasti tahu satu hal: selain pantai, aku…
Siapa bilang Pacitan cuma tentang gua yang sunyi atau pantai yang kelihatan tenang dari kejauhan?…
Using a monthly villa as your declared address is possible with several institutions in Bali,…
Ada kota yang cukup dikunjungi sekali, lalu selesai. Ada juga yang dua kali, habis itu…
Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh…