Kayaknya aku tuh bisa banget dinobatkan sebagai ketua overthinker sedunia. Serius. Tiap hari, selalu ada aja yang bikin cemas. Hal kecil aja bisa jadi bahan pikiran seharian. Misalnya, takut tiba-tiba hujan padahal aku harus motoran jauh. Atau mikir panjang cuma karena temen nggak bales chat padahal udah centang biru. Belum lagi urusan yang lebih besar: “Gimana kalau nanti tiba-tiba aku sakit keras dan nggak ada yang bisa jagain?” atau “Kalau hidupku berhenti di sini, apa aku udah cukup bahagia?”
Aku sadar, dari luar aku kelihatan kayak orang yang nggak punya beban hidup. Senyum terus, suka bercanda, dan selalu bisa jadi tempat cerita buat teman-teman. Tapi nggak banyak yang tahu, aku sering banget perang sendiri dalam hati. Bukan sama orang, tapi sama pikiran-pikiran yang nggak bisa aku kendalikan. Kadang logikaku bilang “tenang aja”, tapi jantung dan kepalaku malah ribut kayak lagi rapat koordinasi tengah malam.
Lucunya, aku ini tipe yang kalau dilihat dari luar, kelihatan santai banget. Tapi isi kepalaku? Udah kayak jalan tol pas jam lima sore: penuh, macet, dan bikin sesak. Semua jalur pikiran berebut mau lewat duluan. Bahkan pas lagi liburan pun, otakku tetap muter. What if ini, what if itu. Rasanya lelah banget hidup dengan kepala yang nggak pernah benar-benar istirahat.
Dan aku sempat mikir, apa ini cuma aku aja? Apa aku terlalu sensitif? Terlalu khawatiran? Atau terlalu banyak maunya sampai otakku nggak pernah puas?
Tapi minggu ini, aku punya satu momen yang bikin aku merasa nggak sendiri. Momen yang secara nggak langsung bilang ke aku: “Hei, kamu nggak gila kok. Kamu cuma manusia.”
Momen itu terjadi saat aku menghadiri acara peluncuran mini series “Tenang Ada Sompo” di kantor Sompo Insurance, tepatnya di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta.
Dan di sanalah, aku merasa seperti sedang dipeluk. Bukan pelukan fisik, tapi pelukan batin dari cerita yang kami tonton bersama. Mini series yang ditayangkan pertama kali hari itu, ternyata jadi cermin buat semua keresahan yang selama ini aku simpan rapat-rapat.
Setiap adegannya, dialognya, bahkan ekspresi para karakternya, seolah-olah berkata, “Kamu nggak sendirian. Kita semua pernah merasa takut, khawatir, dan penuh waswas. Tapi ada cara untuk menghadapi semua itu tanpa harus jadi robot yang pura-pura kuat.”
Hari itu, 5 Agustus 2025, cuaca Jakarta sedang cukup bersahabat. Langitnya nggak mendung, panasnya juga nggak menyengat. Aku berangkat dengan perasaan antusias (dan sedikit deg-degan, karena takut telat, haha).
Aku nggak sendiri, tentu saja. Ada teman-teman blogger lain yang juga diundang untuk jadi saksi peluncuran mini series terbaru dari Sompo Insurance. Sebuah karya visual berjudul “Tenang Ada Sompo” yang ternyata bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan (duh, gaya banget ya bahasanya).
Begitu masuk ke kantor Sompo Insurance, suasananya nyaman dan profesional, tapi tetap hangat. Kami disambut oleh tim Sompo yang super ramah. Lalu setelah sesi pembukaan dan ngobrol-ngobrol ringan, tibalah momen yang kami tunggu-tunggu: nonton mini series “Tenang Ada Sompo” untuk pertama kalinya.
Sebelum aku cerita kesan setelah nonton, mungkin kamu perlu tahu sedikit latar belakangnya dulu.
Mini series “Tenang Ada Sompo” adalah sebuah proyek dari PT Sompo Insurance Indonesia, yang dirilis perdana tanggal 5 Agustus 2025 di kanal Youtube resmi mereka, Sompo Insurance Indonesia. Series ini terdiri dari tiga episode pendek, masing-masing durasinya sekitar dua menit, jadi kamu bisa nonton sambil ngopi sebentar pun sempat banget.
Cerita dalam mini series ini mungkin terlihat sederhana, tapi justru karena kesederhanaannya, pesannya terasa dekat dan membekas. Ada tiga kisah berbeda yang ditampilkan, masing-masing menggambarkan situasi yang sering banget kita alami dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kekhawatiran saat traveling, ketakutan menghadapi risiko kecelakaan kendaraan, hingga keresahan seorang pengusaha terhadap kesehatan para karyawannya.
Alur ceritanya dibungkus dengan gaya yang ringan, namun sarat makna. Konflik yang muncul bukan yang bombastis, tapi justru realistis, konflik yang bisa dialami siapa saja dalam keseharian. Dan di balik semua itu, ada satu benang merah yang dijaga rapi: bahwa ketenangan bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan sesuatu yang bisa disiapkan sejak awal.
Ketiga cerita ini secara halus tapi kuat menunjukkan bahwa di balik setiap rasa takut, selalu ada cara untuk merasa lebih siap. Ada perlindungan yang bisa dipilih, agar langkah tetap ringan walau hidup penuh ketidakpastian. Entah itu asuransi perjalanan, asuransi kendaraan, atau asuransi kesehatan, semuanya bukan hanya tentang uang ganti rugi, tapi tentang rasa aman yang membuat kita bisa bernapas lega.
Mini series ini menjadi pengingat bahwa ketenangan bukan hal yang muncul begitu saja, tapi sesuatu yang bisa kita bangun, kita siapkan. Dan ketika kita punya pegangan seperti Sompo Insurance, rasanya beban di pundak sedikit lebih ringan, karena tahu bahwa kita tidak benar-benar sendirian menghadapi kemungkinan terburuk.
Mini series ini membawa pesan kuat bahwa memiliki perlindungan yang tepat adalah bentuk kasih sayang pada diri sendiri. Karena dengan merasa aman, pikiran jadi lebih jernih, keputusan jadi lebih bijak, dan langkah hidup pun terasa lebih mantap. Setiap episodenya seperti pengingat lembut bahwa kita boleh khawatir, tapi juga bisa memilih untuk merasa tenang dengan cara yang tepat.
Salah satu mini series yang membuatku terdiam, Sompo Mini Series – Tenang ada Sompo #1: Nanti kalau…..saat travelling gimana?
Waktu nonton mini series ini, ada satu momen yang bikin aku diam cukup lama.
Bukan karena adegannya dramatis banget, tapi karena rasanya kayak ditampar pelan pakai realita. Tiba-tiba aku sadar, selama ini aku selalu menunggu rasa tenang datang sendiri. Seolah-olah ketenangan itu kayak angin semilir yang bisa mampir kapan aja. Padahal kenyataannya nggak sesederhana itu.
Hidup tuh nggak selalu ramah. Kadang justru datangnya badai, bukan angin sepoi-sepoi. Dan kalau kita nggak siap, bisa-bisa tumbang bahkan sebelum melangkah lebih jauh. Nggak semua hal bisa kita kontrol. Tapi ada satu hal yang bisa: cara kita mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian.
Salah satu cerita dalam mini series ini menunjukkan hal itu dengan sangat sederhana. Mereka semua memilih mengambil perlindungan asuransi untuk dirinya, bukan karena dia takut, tapi karena dia ingin tetap waras di tengah segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi.
Dan dari situ aku baru benar-benar ngeh, mungkin selama ini aku terlalu sering membiarkan overthinking berkuasa. Padahal, ada cara untuk menenangkan pikiran, yaitu dengan bersiap, bukan sekadar berharap. Memberi ruang untuk tenang bukan berarti kita menolak kenyataan buruk, tapi justru memberi diri kita kesempatan buat bertahan ketika kenyataan itu datang.
Sompo Insurance lewat series ini ingin menyampaikan bahwa ketenangan bisa hadir, asal kita siap menghadapinya dengan proteksi yang tepat. Nggak harus tunggu hal buruk terjadi baru panik cari solusi. Karena kadang, justru dengan tahu kita sudah punya pegangan, langkah hidup jadi lebih ringan.
Hal ini ditegaskan oleh Ruthania Martinelly, Head of Brand & Corporate Communications Sompo Insurance:
“Melalui mini series ini kami ingin menekankan bahwa ternyata ketenangan itu bisa diraih dan disiapkan.”
Dan benar aja, dari ketiga episode yang aku tonton, semuanya terasa relatable banget. Nggak muluk-muluk, nggak menggurui. Tapi justru karena itu, pesannya jadi ngena.
Setelah nonton, aku pulang dengan perasaan yang beda. Masih suka overthinking? Tentu saja masih. Tapi ada sedikit ruang baru dalam diri aku yang rasanya lebih kalem. Lebih siap.
Aku jadi mikir, selama ini aku terlalu fokus pada hal-hal yang nggak bisa aku kontrol. Padahal, ada banyak yang bisa disiapkan dan bisa jadi itulah bentuk cinta paling tulus ke diri sendiri, yaitu menyediakan rasa aman.
Dan Sompo Insurance hadir bukan untuk “menakut-nakuti” soal risiko hidup, tapi justru untuk jadi teman seperjalanan. Supaya dalam dilema besar atau kecil, kita tetap bisa melangkah dengan tenang.
Karena pada akhirnya, semua orang berhak merasa aman. Termasuk aku. Termasuk kamu.
Kalau kamu belum terlalu familiar, PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) adalah salah satu perusahaan asuransi umum teratas di Indonesia yang sudah beroperasi sejak tahun 1975. Artinya, tahun ini Sompo sudah genap 50 tahun hadir dan melindungi masyarakat Indonesia, bukan waktu yang sebentar, kan?
Sompo Insurance merupakan bagian dari Sompo Holdings, grup asuransi global asal Jepang yang juga termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Dengan pengalaman panjang dan jaringan yang luas, Sompo terus berinovasi dalam memberikan perlindungan terbaik, baik untuk individu maupun bisnis.
Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari asuransi kendaraan, properti, perjalanan, kesehatan, hingga perlindungan untuk bisnis seperti asuransi kebakaran dan asuransi komersial lainnya. Distribusinya juga fleksibel, bisa melalui broker, agen, leasing, mitra otomotif, hingga bancassurance dan pemasaran langsung.
Tapi yang menarik, lewat kampanye “Tenang Ada Sompo”, mereka ingin menyampaikan bahwa asuransi bukan cuma soal mengganti kerugian finansial. Ini tentang menciptakan rasa aman dalam keseharian, agar kita bisa menjalani hidup tanpa terus dibayangi rasa takut dan overthinking yang melelahkan.
Sompo percaya bahwa ketika seseorang merasa tenang, mereka bisa mengambil keputusan yang lebih baik, lebih jernih, dan lebih bijak. Dan dari situ, hidup bisa dijalani dengan lebih ringan.
Hidup tuh kadang kayak naik roller coaster tanpa sabuk pengaman. Seru, tapi ngeri. Dan aku nggak mau lagi menjalani hidup dengan perasaan terus-menerus cemas.
Lewat mini series “Tenang Ada Sompo”, aku belajar bahwa ketenangan bisa dibangun. Bisa dipilih. Dan bisa diusahakan.
Jadi kalau kamu lagi di fase hidup yang penuh tanda tanya, banyak waswas, dan sering begadang mikirin hal-hal yang belum tentu terjadi, mungkin ini saatnya kamu cari tahu lebih dalam tentang perlindungan yang tepat.
Karena tenang itu bukan berarti semua baik-baik saja. Tapi tahu bahwa apapun yang terjadi nanti, kita nggak sendirian. Ada Sompo. Ada pegangan.
Kabar baiknya, kamu juga bisa nonton mini series “Tenang Ada Sompo” di kanal YouTube resmi Sompo Insurance. Link-nya ada di bawah ini:
https://www.youtube.com/@sompoinsuranceindonesia
Nggak butuh waktu lama kok, tiga episode aja, masing-masing dua menit. Tapi dampaknya bisa bertahan lama, terutama buat kamu yang juga suka mikir jauh (dan kadang terlalu jauh) kayak aku.
Yuk, tonton mini series-nya!
Dian Ravi. Muslimah travel blogger Indonesia. Jakarta. Part time blogger, full time day dreamer. Pink addict, but also love toska. See, even I cannot decide what’s my favorite color is.Mau bikin bahagia, cukup ajak jalan dan foto-foto.
Siapa bilang Pacitan cuma tentang gua yang sunyi atau pantai yang kelihatan tenang dari kejauhan?…
Using a monthly villa as your declared address is possible with several institutions in Bali,…
Ada kota yang cukup dikunjungi sekali, lalu selesai. Ada juga yang dua kali, habis itu…
Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh…
Aku selalu bilang ke teman-teman, jalan-jalan itu bukan cuma soal destinasi, tapi soal menemukan hal-hal…
Persaingan dalam bisnis rental mobil terus meningkat setiap tahun. Penyewa tidak hanya mencari kendaraan yang…