Jajan

Belum Bisa Jalan-Jalan ke Jepang, Ngopi Cantik di Kyo Coffee Aja Dulu!

bismillahirrahmanirrahim,

Cafe viral di dekat rumah, check!

Senang banget gue ketika ada kafe keren persis di komplek gue. Apalagi cafe di Jakarta Timur ini sempat viral di Tiktok. Di kondisi pandemi yang bikin gue belum bisa main ke tempat yang jauh, kehadiran Kyo Coffee ini seperti angin segar. Jarang-jarang ada tempat nongkrong di Jakarta, enggak jauh dari rumah.

But then again, sampai beberapa bulan Kyo Cofee ini resmi dibuka, gue justru belum jadi-jadi main ke cafe di Jakarta Timur ini. Padahal letaknya cuma berjarak 1 km doang dari rumah, gue tinggal jalan kaki aja. Why? Soalnya males kalau ke kafe seorang diri.

Kalau dulu sih mungkin biasa banget ke kae sendirian, bawa laptop dan numpang kerja. Tapi di masa pandemi kayanya sulit buat gue untuk kerja di kafe, lah maksimal cuma satu jam doang. Kan lebih baik ke kafenya sama teman, nikmatin menu dan suasana, hahahi (tapi pakai masker dan jaga jarak ya), sambil bikin konten.

Main ke Kyo Coffee Sebelum Hari Natal

Satu hari sebelum Natal, alias 24 Desember 2021 kemarin, akhirnya perdana gue main ke Kyo Coffee. Gue bilang perdana, karena gue yakin gue masih akan main-main lagi ke Cafe di Jakarta Timur yang bernuansa Jepang ini. Kali ini gue main bareng Amanda dan Alex. Gila banget rasanya melepas rindu 9 bulan tak bersua.

Dari awal gue sudah berpesan, pagi ya, jangan terlalu siang karena takut ramai. Gue juga bilang, kabari aja kalau sudah dekat, karena gue tinggal jalan kaki. Meski janjian jam 10 pagi, nyatanya dari jam 9 gue sudah siap dong. Kangen banget aku tuh pergi main kayak gini. OOTD yang dikenakan pun sudah dipikirkan dari sehari sebelumnya, dress tenun asimetris hasil jajan di Ethnic Store, dipadupadankan dengan rok plisket putih, manset putih, plus hijab hitam. Tentunya topi andalan Travel Galau juga dipakai.

Janji jam 10, sedikit molor ke jam 11. Tak mengapa, yang penting masih cukup sepi, kami masih dapat dua meja. Karena kondisi pandemi, satu meja dibatasi hanya boleh untuk dua orang saja. 

Protokol Kesehatan di Kyo Coffee

Sebelum masuk  pintu depan, seorang security langsung sigap menghampiri untuk mengecek suhu tubuh. Suhu tubuh benar-benar dicek di dahi, bukan tangan. Begitu masuk, gue bisa langsung melihat susunan meja yang sudah berjarak cukup jauh satu sama lain. 

Gue langsung menghampiri meja kasir untuk memesan. Di meja itu sudah jelas tertera: “Tidak melayani bila tidak mengenakan masker.” Good job. Protokol kesehatan di Kyo Coffee ini boleh gue acungi jempol. Selain itu, mereka juga mendata pengunjung yang datang, mulai dari nama, NIK, jumlah orang, hingga jam kedatangan. Tentuya ini akan berguna untuk melacak bila ada yang terinfeksi si virus menyebalkan itu.

Oh iya, protokol kesehatan lain yang enggak boleh dilupakan adalah: tetap memakai masker kecuali saat makan dan minum ya. Saat makan dan minum, enggak usah ngobrol dulu. Nanti aja saat masker kembali dipakai, baru ngobrol.

Belum ke Jepang, ke Kyo Coffee Aja Dulu

pic source Amanda

As I said before, suasana di Kyo Coffee ini Jepang banget. Dari depan pun sudah bisa terlihat suasana Jepangnya,  dengan nuansa kayu, jendela yang besar, dan dominasi warna abu pada bangunan. 

Di dalam pun tak jauh beda. Aura Jepang semakin terasa diperkuat dengan sentuhan minimalisnya. Instagramable? Pastinya. Rasanya wajib banget pakai pakaian kece saat ngopi cantik di cafe di Jakarta Timur yang satu ini. 

Meski sebanarnya gue salah, Kyo Coffee bukanlah kafe untuk nongkrong seharian. Ini adalah kedai kopi, untuk menyesap kopi bekal penyemangat menjalani hari. Kata “Kyo” sendiri memang berarti hari dalam bahasa Indonesia. No wonder, Kyo Coffee ini buka dari jam 6 pagi setiap hari Selasa hingga hari Minggu. Pas banget untuk memenuhi kebutuhan cafein di pagi hari sebelum beraktivitas. 

Menu di Kyo Coffee

Jangan harap bisa memesan makanan berat di sini. Kyo Coffee hanya menawarkan minuman yang mayoritas berbahan kafein, serta pastry. Entah kenapa hari itu tumben gue justru memesan Chocolate Mint dan Quattro Cheese Smoked Beef. Sementara Amanda memesan minum yang sama ditemani Kyoto Matcha Glaze.

Gue sama Amanda sepakat, kalau roti yang kami pesan ini enak. Rotinya memang pluffy. Empuk. Dengan harga sekitar 30ribuan, agak mengenyangkan dan enak. Hanya saja, dengan penyajian menggunakan garpu kayu yang kecil, cukup membuat kami kesulitan untuk memakannya. Akhirnya kami terpaksa nyobek roti dengan tangan. 

Siapkan jatah jajan sekitar 50 ribu untuk satu orang bila ingin menikmati kopi dan roti di Kyo Coffee ini. Mahal? Menurut gue ini harga umum untuk jajan di sebuah kedai kopi, tidak terkecuali di kafe di Jakarta Timur. Yang penting, enggak sering-sering buat gue sih, cukup sesekali.

Sebelum pulang, gue masih kembali memesan Kyo Manual Brew yang cold-nya untuk dibawa pulang. Sebagai maniak kopi, enggak afdol rasanya kalau enggak mencoba kopi khas di Kyo Coffee ini. Rasanya? Ya pahitlah, Bro! Kopi hitam tanpa gula, tapi pas buat lidah gue. 

Yang masih bikin gue penasaran tinggal Apple Tart-nya. Padahal gue sudah niat banget pengen makan Apple Tart, sayang waktu gue datang belum siap. Next time deh. Toh gue tinggal ngesot saja untuk berkunjung ke Kyo Coffee.

Lokasi Kyo Coffee Jatiwaringin

Yang bilang ini lokasinya di Bekasi, tolong ya diralat. Sebagai penduduk ber-KTP wilayah sama gue cuma bisa ketawa ngakak ketika Kyo Coffee ini viral lewat Tiktok-nya Kadek Arini malah pada ribut bahas Jatiwaringin itu di Bekasi, bukan di Jakarta Timur. huhuhu…. Dari jaman SMA gue sudah terlibat pembahasan ini karena rumah gue di Jatiwaringin, Jakarta Timur.

Lokasi Kyo Coffee ini terletak di Jl Wirajasa blok ZN no 1. Masuknya dari dari Jalan Jatiwaringin Raya yang ke arah Pondok Gede. Lokasinya persis di komplek sebelum belokan menuju tol arah Cikampek. Pokoknya kalau elo dari arah Kalimalang, pastikan jangan sampai lewat jembatan tol Pondok Gede, karena artinya elo kelewatan, dan harus putar arah.

Jadi, kapan ada rencana ke Kyo Coffee yang viral ini? Kabar-kabari gue dong. Biar gue ada alasan pergi main ke kafe di Jakarta Timur ini lagi.

x.o.x.o

Kyo Coffee
Jl. Wirajasa Blok ZN No.1, Jatiwaringin, Jakarta Timur
Operating Hour: Selasa - Kamis 06.00 - 18.00; Jumat - Minggu 06.00 -21.00
Instagram: @kyocoffee.id

View Comments

  • Keren kereeennn. Suasana cafe nya minimalis ya mbak, sedap banget nampaknya kalau ngantor disini. Betewe nama Kyo ini apakah owner nya terinspirasi sama si cantik Song Hye Kyo~ hihihi

  • Oalaaah ini lebih Deket dari rumah adekku drpd aku yg di Jakarta timur tp Rawamangun :D.

    Kapan2 ah datangin. Lucuuuu tempatnya. Dan aku paling suka nyicipin kopi2 baru sambil ngemil2 gini mba.

    Eh btw, seriuuus aku sukaaaaa ootd mbaa :D. Cakeeep!! Kok aku ga kepikiran rok plisket dipaduin ama blouse panjang yaaa.

  • Goood sekali niih sumpah aku baru nemu cape yang kaya gini. Berkat tulisan ini makasih banget deh udah ngasih tau

  • Keren banget nih tempat cafenya, belum bisa ke jepang mampir dulu deh di cafe ini. Bagus juga nih buat ootd, hahaha

  • BAGUUUSSS BANGEETTT ini mbaa
    duh, aku mupeng cuss ke bekasi, ehh... ke JakTim yak.
    Tempatnya bagus, menenangkan bgt iniii

  • Tempatnya tjakep kak.
    saya noted deh buat kongkow nanti, tapi setelah pandemi usai biar enak nongkrong nya,.

    Mamti saya tag deh mba, siapa tau bisa kopi darat disana barengan.. Hahahah

    • japri aku dong kalau pas ke sini. jadi ku siap ngesot buat nyamperin. tapi jangan dadakan mepet, kan aku kudu tampil kece

  • Dengan interior yang jepang banget, mungkin kyo coffe bisa jadi rekomendasi bagi kita2 yang suka nongkrong tapi tidak lupa mencari spot foto yang instagramable. Untuk kisaran jakarta timur, nongkrong modal 50rb per orang itu hitungannya terjangkau loh, tapi ya memang sih jika di tempat ngopi kayak gini, gak afdol rasanya jika hanya memesan kopi,tanpa makanannya.

  • kae - typo kafe

    uuuuu tjakep banget bajunyaaa
    aku sukaa
    aku juga suka motif atau desain yang tabrak2 gitu
    menarik perhatian soalnya, hahaha

  • Suka deh sama konsep Kyo Coffee ini. Apalagi tetap matuhi protokol kesehatan. Jadi biar makan di luar pun tetap merasa aman. Cakep foto-fotonya

Recent Posts

Menantang Adrenalin di Kali Cokel Pacitan: Dari Ketenangan “Amazon” Hingga Terhempas ke Lautan

Siapa bilang Pacitan cuma tentang gua yang sunyi atau pantai yang kelihatan tenang dari kejauhan?…

19 hours ago

Using a Bali Monthly Villa as a Temporary Official Address

Using a monthly villa as your declared address is possible with several institutions in Bali,…

2 days ago

Eksplorasi Jalur Selatan: 17 Destinasi Pacitan Paling Hits dan Instagramable 2026

Ada kota yang cukup dikunjungi sekali, lalu selesai. Ada juga yang dua kali, habis itu…

5 days ago

ASUS AiO V400: Ketika 2026 Mengajarkanku Pulang, Melambat, dan Tetap Produktif dari Rumah

Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh…

2 weeks ago

Dari Trip ke Trip, Kubah Masjid Selalu Menyimpan Cerita

Aku selalu bilang ke teman-teman, jalan-jalan itu bukan cuma soal destinasi, tapi soal menemukan hal-hal…

2 weeks ago

Aksesoris Wajib untuk Menaikkan Tarif Harian Rental Mobil Tanpa Overbudget

Persaingan dalam bisnis rental mobil terus meningkat setiap tahun. Penyewa tidak hanya mencari kendaraan yang…

3 weeks ago