bismillahirrahmanirrahim,
Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan tidak pernah meninggalkannya. Pahala dalam melaksanakan sholat dhuha sangat besar karena itu rasulullah tidak pernah meninggalkannya.
Selain itu juga keutamaan mengerjakan sholat dhuha yaitu mendapatkan ampunan penuh dari Allah SWT baik dosa seseorang pada masa lalunya. Dalam hadits disebutkan bahwa nabi Muhammad SAW bersabda :
“Siapa yang membiasakan diri [untuk menjaga] salat duha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan,”
H.R. Tirmidzi
Maka dari itu insya Allah jika kita menjaga sholat dhuha maka kita akan mendapat ampunan dari Allah SWT dan menghapus semua dosa yang pernah kita lakukan.
Selain itu juga ada hadist yang menyatakan bahwa Rasulullah menyebut jika melaksanakan sholat dhuha merupakan sedekah bagi anggota tubuh. Berikut haditsnya :
“Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan salat duha dua rakaat,”
H.R Muslim
Jumlah rakaat dalam melaksanakan sholat dhuha minimal dua rakaat dan paling banyak dua belas rakaat. Waktu mengerjakan sholat dhuha yang baik yaitu pada jam 07.00 pagi hingga 11.00 siang dan bisa lakukan berjamaah dan anjurannya dilakukan sendiri.
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.”
Artinya: “Aku menyengaja salat sunah duha dua rakaat karena Allah SWT.”
Setelah melaksanakan sholat dhuha, kita dianjurkan membaca doa sholat dhuha agar lebih sempurna. Berikut dua doa sholat dhuha :
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
“Allāhumma innad dhuhā’a dhuhā’uka, wal bahā’a bahā’uka, wal jamāla jamāluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka.”
Artinya: “Wahai Tuhanku, sungguh dhuha ini adalah duha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu.”
اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا (مُعَسَّرًا) فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
“Allāhuma in kāna rizqī fis samā’i fa anzilhu, wa inkāna fil ardhi fa akhrijhu, wa inkāna mu’siran (mu‘assaran) fa yassirhu, wa in kāna harāman fa thahhirhu, wa inkāna ba‘īdan fa qarribhu, bi haqqi duhā’ika wa bahā’ika wa jamālika wa quwwatika wa qudratika. ātinī mā atayta ‘ibādakas shālihīn.”
Artinya: “Wahai Tuhanku, jika rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah. Jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. Jika sukar atau dipersulit [kudapat], mudahkanlah. Jika [tercampur tanpa sengaja dengan yang] haram, sucikanlah. Jika jauh, dekatkanlah dengan hak duha, keelokan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada para hamba-Mu yang saleh.”
Dian Ravi. Muslimah travel blogger Indonesia. Jakarta. Part time blogger, full time day dreamer. Pink addict, but also love toska. See, even I cannot decide what’s my favorite color is.Mau bikin bahagia, cukup ajak jalan dan foto-foto.
Siapa bilang Pacitan cuma tentang gua yang sunyi atau pantai yang kelihatan tenang dari kejauhan?…
Using a monthly villa as your declared address is possible with several institutions in Bali,…
Ada kota yang cukup dikunjungi sekali, lalu selesai. Ada juga yang dua kali, habis itu…
Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh…
Aku selalu bilang ke teman-teman, jalan-jalan itu bukan cuma soal destinasi, tapi soal menemukan hal-hal…
Persaingan dalam bisnis rental mobil terus meningkat setiap tahun. Penyewa tidak hanya mencari kendaraan yang…