Menjelang akhir 2025, aku mulai berdamai dengan satu keputusan besar: 2026 sepertinya bukan tahun penuh koper, road trip, dan itinerary padat. Bukan karena lelah traveling, aku masih mencintainya, tapi karena ada sesuatu yang lebih besar, lebih personal, dan sudah lama aku doakan: rumah impian.
Insya Allah, di awal 2026 nanti, rumah impianku di Bondowoso akan selesai. Rumah pertama yang bukan sekadar tempat pulang, tapi tempat bertumbuh. Tempat aku ingin menjalani hidup dengan ritme yang lebih pelan, lebih sadar, dan lebih bermakna.
Aku menyebutnya: slow living.
Slow Living Bukan Berhenti, Tapi Menyusun Ulang Prioritas
Slow living sering disalah artikan sebagai hidup santai tanpa target. Padahal buatku, slow living justru tentang menghadirkan kualitas dalam setiap hal, termasuk bekerja.
Di 2026 nanti, aku ingin lebih banyak menulis dari rumah, menikmati setiap proses kreatif tanpa harus selalu terburu-buru. Aku ingin membuat konten dengan ritme yang lebih sehat, bekerja dengan tenang namun tetap produktif, dan benar-benar hadir dalam setiap tahap yang dijalani. Bukan lagi sekadar mengejar hasil, tapi belajar menikmati prosesnya, karena di sanalah makna sebenarnya bertumbuh.
Travel Galau pastinya tetap berjalan. Hanya saja, bentuknya mungkin berubah. Dari perjalanan fisik menjadi perjalanan batin. Dari jalan-jalan jauh menjadi cerita yang lahir dari rumah.
Dan semua itu butuh satu hal penting: ruang kerja yang nyaman dan estetik.
Ruang Kerja Impian Bernuansa Pink dan Perangkat yang Tepat

Aku sudah lama membayangkan sudut kerja di rumah baru nanti. Meja sederhana dekat jendela, cahaya matahari pagi Bondowoso yang lembut, rak buku kecil, tanaman hijau, dan sentuhan warna pink yang menenangkan. Ruang kecil yang bukan sekadar tempat bekerja, tapi ruang aman untuk pulang pada diri sendiri.
Buatku, ruang kerja bukan cuma soal fungsi. Ia adalah tempat menuangkan ide, menulis kisah, mengedit foto, dan menyusun mimpi dengan ritme yang lebih pelan namun penuh makna. Di titik inilah aku sadar, aku membutuhkan perangkat kerja yang bukan hanya powerful, tetapi juga estetik dan selaras dengan konsep ruang yang aku impikan.
Sebagai content creator dan penulis, layar adalah segalanya. Pernah ada fase di mana aku bekerja dengan laptop 14 inci, namun tetap merasa sempit. Timeline editing terasa penuh, tab browser bertumpuk, dan mata cepat lelah. Sementara desktop tower jelas bukan pilihanku, terlalu makan tempat, ribet, dan tidak sejalan dengan konsep meja kerja minimalis yang ingin aku bangun.
Pencarianku kemudian membawaku pada All-in-One PC, sebuah solusi yang terasa pas dengan kebutuhan ruang dan ritme kerjaku. Hingga akhirnya, saat melihat ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470), aku tahu ini bukan sekadar tentang perangkat kerja, melainkan tentang kenyamanan, kerapian, dan estetika yang selama ini kucari.
ASUS All-in-One PC V400 Series: Tipis, Estetik, dan Powerful


Di ruang kerja impianku, aku membayangkan satu perangkat yang tidak hanya berfungsi sebagai alat kerja, tetapi juga menjadi bagian dari estetika ruangan itu sendiri. Sebuah perangkat yang rapi, menyatu dengan meja, dan tidak mencuri perhatian dengan kabel atau bodi yang berlebihan. Di situlah ASUS All-in-One PC V400 Series hadir sebagai jawaban dari kebutuhan yang selama ini aku cari.
ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470) dirancang sebagai desktop ringkas yang menyatukan seluruh komponen penting dalam satu layar. Tidak ada CPU terpisah, tidak ada meja yang terasa penuh, hanya satu perangkat yang bersih, minimalis, dan siap menemani produktivitas harian. Konsep inilah yang membuatnya terasa begitu selaras dengan gaya hidup slow living yang ingin aku jalani di rumah baru nanti.

Seri ini hadir dalam dua pilihan ukuran layar, menyesuaikan kebutuhan ruang dan cara bekerja penggunanya. ASUS V440 menawarkan layar 24 inci yang pas untuk meja kerja minimalis, sementara ASUS V470 hadir dengan layar 27 inci yang lebih lega untuk aktivitas multitasking dan pekerjaan visual. Keduanya juga tersedia dalam opsi layar sentuh maupun non-touch, memberikan fleksibilitas sesuai preferensi dan gaya kerja masing-masing.
Dari segi desain, ASUS V400 Series tampil ramping dengan ketebalan hanya 36,5 mm dan bezel setipis 15,6 mm. Dibandingkan generasi sebelumnya, desain ini terasa jauh lebih modern dengan bodi 25% lebih tipis dan bezel 38% lebih kecil. Hasilnya, meja kerja terlihat lebih bersih, lapang, dan tentu saja lebih estetik, sebuah detail kecil yang sangat berarti untuk ruang kerja bernuansa pink impianku.
Namun, bagiku keindahan desain saja tidak pernah cukup. Perangkat kerja harus mampu mengimbangi ritme produktivitas harian, mulai dari menulis, mengedit, hingga multitasking tanpa hambatan. Di balik tampilannya yang tipis dan minimalis, ASUS V400 Series menyimpan performa dan teknologi yang dirancang untuk mendukung pekerjaan secara menyeluruh. Dan disinilah cerita tentang layar, performa, hingga fitur-fitur cerdasnya menjadi semakin relevan untuk dibahas lebih jauh. Yuk, lanjut baca sampai habis.
Layar Vivid untuk Menulis, Mengedit, dan Berkreasi
Bekerja dari rumah membuatku semakin sadar bahwa layar bukan sekadar media tampilan, melainkan teman yang menemani hampir setiap jam produktifku. Pada ASUS All-in-One PC V400 Series, layar Full HD dengan teknologi NanoEdge terasa memberi ruang bernapas yang lebih luas. Sudut pandangnya lapang hingga 178°, dengan reproduksi warna 100% sRGB yang membuat setiap detail terlihat jelas dan nyata, tanpa terasa melelahkan di mata berkat sertifikasi TÜV Rheinland.
Dalam proses menulis yang panjang, layar ini terasa ramah dan menenangkan. Mataku tidak cepat lelah, pikiranku pun bisa tetap fokus. Saat mengedit foto dan menyiapkan konten visual, warna-warna tampil lebih akurat dan konsisten, membantu menjaga karakter visual yang ingin aku sampaikan di setiap cerita. Bahkan ketika aku sekadar menikmati visual atau mencari inspirasi, pengalaman menatap layar terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Teknologi ASUS Splendid melengkapi semuanya dengan tampilan warna yang hidup namun tetap natural. Bagi aku yang menjadikan visual sebagai bagian penting dari blog dan media sosial, kualitas layar seperti ini bukan hanya soal spesifikasi, melainkan tentang rasa nyaman yang mendukung proses kreatif sehari-hari.
Produktivitas Tanpa Drama Multitasking

Bagiku, slow living bukan berarti bekerja tanpa arah atau hasil. Justru di fase ini, aku ingin bekerja dengan lebih fokus, efisien, dan sadar akan ritme diri sendiri. Aku ingin menyelesaikan pekerjaan tanpa rasa terburu-buru, tanpa distraksi berlebihan, dan tanpa drama teknis yang sering menguras energi.
ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470) hadir dengan performa yang terasa andal untuk kebutuhan tersebut. Ditenagai hingga prosesor Intel® Core™ i7-13620H, didukung memori DDR5 hingga 64GB serta penyimpanan SSD hingga 2TB, perangkat ini mampu mengimbangi ritme kerjaku yang sering melibatkan banyak hal sekaligus. Membuka puluhan tab riset terasa ringan, proses editing foto dan video berjalan lebih mulus, dan perpindahan antar aplikasi berlangsung cepat tanpa jeda yang mengganggu alur kerja.
Semua berjalan dengan lancar dan responsif, membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Dengan dukungan performa seperti ini, aku bisa lebih fokus pada proses kreatif itu sendiri, tanpa harus teralihkan oleh kendala teknis yang tidak perlu.
Satu Perangkat untuk Kerja dan Hiburan
Aku percaya, produktivitas yang berkelanjutan selalu membutuhkan jeda. Di sela-sela menulis, mengedit, atau menyusun ide, ada momen-momen kecil untuk menarik napas dan menikmati waktu. Dan ASUS All-in-One PC V400 Series memahami kebutuhan itu dengan sangat baik.
Perangkat ini dibekali speaker stereo hi-fi dengan desain bass-reflex yang menghasilkan suara lebih dalam dan bertenaga. Dukungan Dolby® Atmos membuat pengalaman audio terasa lebih jernih dan imersif, menghadirkan detail suara yang kaya dan menyelimuti ruangan. Entah itu saat mendengarkan musik lembut sambil menulis, menikmati film di sore hari, atau menemani malam dengan podcast favorit, semuanya terasa lebih hidup dan menyenangkan.
Dengan kemampuannya yang seimbang untuk kerja dan hiburan, ASUS V400 Series bukan hanya menjadi perangkat produktivitas, tetapi juga pusat aktivitas di rumah. Satu layar, satu perangkat, yang menemani ritme hidup yang lebih pelan namun tetap penuh makna.
Fitur AI yang Bikin Kerja Jarak Jauh Lebih Nyaman
Meski lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, komunikasi tetap menjadi bagian penting dari keseharianku. Pertemuan daring, diskusi kerja, hingga obrolan kolaborasi tetap perlu dijalani dengan nyaman dan profesional. Di sinilah ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470) terasa sangat membantu lewat dukungan kamera berbasis AI yang cerdas.
Kamera ini mampu menyesuaikan pencahayaan secara otomatis, menjaga tampilan wajah tetap jelas meski kondisi cahaya berubah. Latar belakang bisa dibuat lebih blur, tatapan mata terasa lebih natural berkat fitur eye contact correction, dan tampilan diri pun terlihat lebih rapi dengan sentuhan filter penampilan. Semua fitur ini membuat pengalaman video call tetap terasa profesional, meski dilakukan dari ruang kerja di rumah.
Kenyamanan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran teknologi AI Noise Cancellation. Suara-suara di sekitar dapat diredam dengan baik, sehingga percakapan tetap terdengar jernih tanpa gangguan. Bahkan ketika suasana rumah sedang hidup, meeting online tetap bisa berjalan lancar dan fokus.
Keamanan yang Bikin Tenang

Bekerja dari rumah membuatku semakin menghargai rasa aman, baik secara fisik maupun digital. Saat ruang kerja menyatu dengan ruang personal, privasi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. ASUS All-in-One PC V400 Series memahami kebutuhan itu dengan menghadirkan sistem keamanan yang menyeluruh dan menenangkan.
Perangkat ini dilengkapi kamera retractable yang dapat ditutup secara manual kapan saja, memberikan kendali penuh atas privasi visual. Dari sisi perlindungan data, keberadaan chip TPM 2.0 membantu mengenkripsi informasi penting dan menjaga proses otentikasi tetap aman. Tak hanya itu, ASUS juga menyematkan slot kunci Kensington Nano sebagai perlindungan fisik tambahan, terutama saat perangkat digunakan di ruang bersama.
Dengan kombinasi keamanan digital dan fisik tersebut, aku bisa bekerja dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir. Privasi tetap terjaga, data aman, dan fokus pun sepenuhnya tertuju pada proses berkarya dari rumah.
Pulang, Melambat, dan Tetap Berkarya Bersama ASUS V400 Series

Menjelang 2026, aku tidak merasa kehilangan meski akan lebih jarang bepergian. Justru aku merasa menemukan kembali makna rumah, secara harfiah dan juga secara batin. Rumah sebagai tempat pulang, tempat menata ulang ritme hidup, dan tempat bertumbuh dengan lebih sadar.
Dengan ruang kerja impian yang perlahan terwujud dan perangkat yang tepat di dalamnya, aku semakin percaya bahwa produktivitas tidak ditentukan oleh seberapa jauh kita pergi, melainkan seberapa dalam kita hadir dalam setiap proses yang dijalani. Di fase hidup yang baru ini, aku ingin tetap berkarya, tetap menulis, dan tetap produktif, namun dengan ritme yang lebih pelan dan penuh kesadaran.
Bagi aku, ASUS V400 Series, AiO PC terbaik untuk di rumah dan di tempat kerja. Perangkat ini bukan sekadar soal spesifikasi atau performa, melainkan tentang bagaimana ia menyatu dengan gaya hidup baru yang aku pilih,lebih tenang, lebih rapi, dan lebih bermakna. Dari menulis, membuat konten, hingga menikmati jeda kecil di sela aktivitas, semuanya terasa lebih nyaman dengan satu perangkat yang mendukung kebutuhan kerja sekaligus keseharian.
2026 mungkin bukan tahun dengan banyak tiket tempat wisata, tetapi ia adalah tahun membangun fondasi: rumah, karya, dan versi diri yang lebih utuh. Dan di sudut ruang kerja bernuansa pink di Bondowoso nanti, aku ingin terus menulis cerita, tentang perjalanan, tentang pulang, dan tentang bagaimana teknologi bisa menjadi bagian dari hidup yang kita pilih.

Bagi kamu yang ingin menghadirkan pengalaman kerja yang lebih estetik dan produktif di rumah maupun di tempat kerja, ASUS All-in-One PC V400 Series (V440/V470) sudah tersedia dan bisa didapatkan melalui ASUS Online Store Indonesia, serta platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.
Tak hanya menghadirkan perangkat yang andal dan estetik, ASUS juga memberikan layanan purna jual yang menenangkan. Setiap pembelian ASUS V400 Series dilengkapi dengan garansi resmi ASUS selama 2 tahun dengan layanan on-site, sehingga teknisi dapat datang langsung ke lokasi apabila dibutuhkan. Selain itu, tersedia pula opsi Accidental Damage Protection (ADP) yang memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko kerusakan tak terduga. Pengguna juga memiliki fleksibilitas untuk memilih, apakah ingin mendapatkan kunjungan teknisi ke lokasi atau membawa perangkat ke ASUS Service Center terdekat sesuai kenyamanan.
Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog “ASUS AiO V400, The Most Aesthetic Workstation!” yang diadakan oleh Travelerien.

Dian Ravi. Muslimah travel blogger Indonesia. Jakarta. Part time blogger, full time day dreamer. Pink addict, but also love toska. See, even I cannot decide what’s my favorite color is.Mau bikin bahagia, cukup ajak jalan dan foto-foto.

