borobudurhills penginapan sekitar candi borobudur

Borobudurhills, Penginapan Sekitar Candi Borobudur yang Romantis Tanpa Bikin Saldo Tiris

bismillahirrahmanirrahim,

“Turn left… turn right…” Pandangan gue enggak lepas dari jalan, mencari belokan yang dimaksud oleh Google Maps agar tidak terlewat. Tak mudah melihat jalan dengan penerangan yang minim, meski adzan Magrib sebenarnya baru berkumandang. Tapi hujan yang turun membasahi bumi sejak kendaraan putih kami memasuki wilayah Magelang, membuat langit terasa lebih cepat gelap.

Hati gue sedikit berdebar, melihat jalanan yang kami lewati kian sempit. Kanan kiri jalan kini hanya nampak sawah. Gue tahu, diam-diam Mas Metra sudah memberikan pandangan mengeluhnya, karena lagi-lagi gue membawa dia ke daerah pelosok. Tapi gue kan hanya ingin mengajak dia menikmati penginapan sekitar Candi Borobudur untuk merayakan hari pernikahan kami ke-15. Apakah itu sesuatu yang salah?

Borobudurhills, penginapan sekitar Candi Borobudur

“Pelan-pelang, Sayang. Di depan nanti kita belok kiri,” gue memberikan perintah setengah antusias, karena menurut Google Maps, Borobudurhills, penginapan yang akan kami inapi sudah tak jauh. Benar saja, persis di sebelum belokan yang dimaksud tedapat plang bertuliskan Borobudurhills. “Yeay! We’re here. Alhamdulillah”, seru gue dalam hati.

Kalau gue berpikir tantangan perjalan kami sudah selesai, ternyata masih belum. Di belokan terakhir itu jalanan semakin menyempit, hanya cukup untuk satu kendaraan. Penerangan lebih minim lagi. Untung saja tak jauh dari belokan itu aku melihat sebuah bangunan di kanan jalan. Itu dia, penginapan sekitar Candi Borobodur yang sudah aku booking: Borobudurhills. Tapi kok gerbangnya ditutup, dan diama juga kendaraan harus parkir?

Akhirnya sambil hujan-hujanan gue turun dari si putih, mencoba mencari petunjuk dari karyawan Borobodurhills. Belum juga sampai menemukan front office-nya, gue justru dihampiri dua karyawan Borobudurhills yang ramah dan membawakan payung. Rupanya, parkir kendaraan memang di luar gerbang (ada tempat parkirnya). Mereka pun berbaik hati membantu membawakan barang bawaan gue dan Mas Metra.

Menyepi Sejenak di Borobudurhills yang Romantis

Konsep penginapan yang ditawarkan di Borobudurhills berupa vila berukuran 30 m2. Total hanya ada 8 kamar yang di tawarkan sini, dengan 3 jenis kamar, yaitu vila dengan kolam renang pribadi menghadap Candi Borobudur, Deluxe Twin Bed menghadap taman, dan Deluxe King Bed yang menghadap pegunungan.

Setelah menyelesaikan urusan check in di club house, gue pun diantarkan oleh kedua staff tadi ke kamar Deluxe King Bed seperti yang gue pesan lewat aplikasi kesayangan. Pintu kamar dibuka, lampu dinyalakan, diam-diam gue berdecak bahagia. Itu kamar luas banget!!!

King size bed yang dijamin empuk, meja kerja yang mengingatkan gue meski libur tapi bawa kerjaan, teras yang (katanya menghadap gunung), semuanya terasa perfect.

Rencana awal ingin mencari makan malam di luar sama Mas Metra. Tapi melihat hujan yang tak kunjung reda, serta mengingat jalanan yang kami lewati tadi kok rasanya gelap, akhirnya gue memutuskan untuk room service saja. Dua mie godog menemani kami merayakan ulang tahun pernikahan kami: Happy fifteen anniversary to us! Terima kasih sudah selalu melimpahi cinta yang banyak untuk gue.

Selamat Pagi dari Penginapan Sekitar Candi Borobudur

Enggak salah kalau ada yang memberikan testimoni Borbodurhills cocok untuk orang yang suka dengan ketenangan. Udara yang sejuk, jauh dari keramaian kota, rasanya gue seperti melarikan diri dari ibukota. Meski hujan, suhu enggak terlalu dingin, cocok banget buat gue dan Mas Metra yang enggak tahan dingin.

Awal alasan gue mencari penginapan sekitar Candi Borobodur adalah ingin melihat sunrise dari Borobodur. Tapi merasa begitu nyaman, gue memutuskan untuk extend satu malam lagi, dan memilih ke Candi Borobudur pagi-pagi saat buka untuk umum (bukan sunrise trip) keesokan harinya saja.

while he’s leyeh-leyeh, aku mah udah siaga depan laptop tuh

Pagi itu gue memilih untuk bersantai saja di kamar, sambil menyelesaikan beberapa hutang tulisan di blog DianRavi.

Sarapan Super Kenyang di Borobudurhills

Hicks… Gue mau minta maaf dulu. Ternyata gue foto sarapan gue minim banget dong.

Sarapan di Borobudurhills ini a la carte, alias dibuat berdasarkan pesanan. Sejak kami tiba malamnya, kami sudah diberikan menu pilihan untuk sarapan. Lupa-lupa ingat menu yang kami pilih untuk sarapan, karena menu sarapan yang sudah aku foto pun lenyap bersama handphone yang rusak. Yang pasti pilihannya ada nasi goreng serta mie godog (makanan kami malam pertama tiba), menu western telur dan sosis, roti, serta buah.

bagian dalam club house

Awalnya gue pikir nasi goreng dan menu western itu adalah pilihan main course. Tapi ternyata keduanya memang disediakan satu paket. Jadi kalau gue enggak salah ingat, pagi itu kami menikmati nasi goreng, scrambled eggs, buah-buahan, serta kopi. Buat gue dan Mas Metra itu sangat mengenyangkan, terbukti kami absen makan siang, dan baru sore hari menikmati cemilan.

Selain menu sarapan yang nampol banget, area sarapannya juga ciamik, tak kalah menarik. Bertempat di club house, gue memilih di teras menghadap Candi Borobudur.

Borobudurhills, Penginapan Sekitar Candi Borobudur dengan Harga Terjangkau

Yup, gue tahu, ada banyak penginapan sekitar Candi Borobudur, tapi kenapa juga memutuskan menginap di Borobodurhills. Alasannya simple sih, menurut gue untuk konsep penginapan yang ditawarkan di Borobudurhills, harganya masih ramah dengan saldo rekening gue.

Untuk tipe kamar Deluxe Twin Bed dan Deluxe King Bed di weekday via Traveloka, gue dikenakan harga sekitar 500 ribu-an. Menurut gue sih harga yang masih terjangkau mengingat kamar yang cukup luas, suasana dan pemandangan yang memesona, serta sarapan yang mengenyangkan. Untuk tipe vila dengan kolam renang pribadi sayangnya gue enggak menemukan harganya di Traveloka. Tapi kalau meningtip di website Borobudurhills, harga yang tercantum di weekdays sekitar satu juta.

Di Borobudurhills gue sempat ditawarkan sewa sepeda untuk berkeliling sekitar Candi Borobudur. Sebenarnya menarik banget. Sayang, hujan nyaris enggak mau berhenti saat gue bobo manja di sana, akhirnya ya gue lebih banyak diam di kamar, atau ya sekalian jalan-jalan yang agak jauhan pakai si putih.

Overall gue sih puas banget menginap di Borobudurhills. Penginapan sekitar Candi Borobudur ini hanya berjarak sekitar 2 km saja dari Candi Borobudur. Cocok banget untuk yang mencari ketenangan, menikmati romantisme dengan pasangan, atau ingin membawa anak-anak jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Enggak usah takut bosan, karena wifi tersedia di sini. Untuk memenukan lokasi Borobodurhills percayakan saja sama Google Maps, titik lokasinya sudah benar kok. Tak perlu takut nyasar.

Sekedar saran untuk pemilik resort, ada baiknya diberikan petugas keamanan. Selain tentunya memberika rasa tenang pada tamu, juga membantu mengarahkan area parkir.

Well, itu dia cerita pengalaman Travel Galau menginap di Borobodurhills. Siapa tahu bisa menjadi solusi kalian yang mencari penginapan sekitar Candi Borobudur. Yang masih penasaran silakan langsung klik ke website mereka https://borobudurhills.com/.

Borobudurhills
Dusun Ngadiwinatan 2, RT 01 / RW 04, Borobudur, Central Java 56553
Whatsapp +6282131722225 
Instgram @Borobudurhills

About The Author


Dian

Travel Galau, muslimah blogger Indonesia. Jakarta. Tukang main, suka moto dan dipoto, pecinta kopi dan kain nusantara.

1 Comments

  1. Halooooo Mbak Dian syantiiik apa kabar? Waah senang bangeed ya menginap di Borobudurhills 🙂 Jaraknya 2 km aja dari hotel ke candi? Wih asoy geboy dong! Bisa tuh ya gowesan aja wkwkwkw. Makanannya yummy, pemandangannya oke, kamarnya luas, wah komplit dah 🙂 Boljug 500K an mah intip2 an 😀

Leave a Comment