toko kopi djawa tempat ngopi di Bandung
Jajan

Kopi Toko Djawa, Tranformasi dari Toko Buku Jadi Tempat Ngopi di Bandung

Bismillahirrahmanirrahim,

“Ah, gila! Gue tahu banget tempat ini!” seru gue kala tengah asik mengintip foto yang dishare melalui media sosial, sebuah bangunan tua berwarna putih gading dengan kaca elatase yang besar. Hanya saja alih-alih di etalase tertulis Toko Buku Djawa seperti yang gue kenal selama ini, kini sudah berganti menjadi Kopi Toko Djawa.

Gue enggak ingat kapan persisnya gue jatuh cinta pada jalan Braga, pada bangunan-bangunan tua yang berjejer manis sepanjang panjang. Tapi yang pasti, sejak kecil gue sudah cukup akrab dengan jalanan ini.

Bahkan ketika tengah menonton video klip Gil Ofarim yang berjudul Live your Dreams di awal 2000-an, gue reflek berteriak: “Itu di Braga!”Iya, se-excited itu gue terhadap sudut Braga. Itu sebabnya ketika toko buku yang sudah tutup kini menjadi coffee shop, gue pun merasa wajib mengunjunginya.

Kopi Toko Djawa, Tranformasi dari Toko Buku Jadi Tempat Ngopi di Bandung

toko kopi djawa tempat ngopi di Bandung

Mencari parkir di jalan Braga sesungguhnya adalah pekerjaan yang tak mudah bagi kendaraan roda empat. Bunga, sepupu gue tersayang yang selalu menjadi teman setia gue main di Bandung, sempat mengerutkan dahi mendengar tempat pertama yang ingin gue kunjungi hari itu ada di jalan Braga. Untungnya gue teringat akan Braga City Walk, kendaraan cukup leluasa parkir di sana.

Tak butuh waktu lama untuk kami tiba di Kopi Toko Djawa setelah memarkir kendaraan. Dari luar bangunan putih ini terlihat masih sama seperti seperti dulu. Jenis font yang digunakan untuk menulis Kopi Toko Djawa pada kaca pun sama.

Dengan perasaan tak sabar gue pun masuk ke dalam melalui pintu yang berada di samping. Gue ingin tahu seperti apa bagian dalam tempat ngopi di Bandung ini. Apakah akan terlihat modern, atau tetap mempertahankan kesan vintage-nya?

toko kopi djawa tempat ngopi di Bandung

Sedikit lebay, gue menarik napas panjang. “Ahhhh it’s perfect!” teriak gue dalam hati. Tempat yang tidak terlalu luas ini masih terlihat vintage tapi memberikan kesan boho lewat lembaran-lembaran kain tenun yang berada di atas meja dan bangku panjang serta beberapa tanaman.

Seakan tidak ingin melepaskan identitas lamanya sebagai toko buku, di Kopi Toko Djawa ini juga terdapat rak buku yang memajang deretan buku-buku untuk dibaca ditempat. Ingat ya, dibaca ditempat, bukan untuk dibawa pulang.

Menu di Kopi Toko Djawa

toko kopi djawa tempat ngopi di Bandung

Menu yang ditawarkan di Kopi Toko Djawa tak jauh berbeda dengan menu yang biasa ditemukan di tempat ngopi di Bandung lainnya. Yang menarik, menu kopi terbagi dalam 3 kategori yaitu Kopi Biasa untuk jenis es kopi, Kopi Mewah untuk varian seperti espresso dan cappuccino, dan Kopi Spesial untuk manual brew.

Bila tak suka minum kopi tak usah khwatir, karena di sini juga tersedia minuman non kafein seperti chocolate, green tea, coconut water, hingga asam jawa.

Tak ada makanan berat di sini. Jadi pastikan elo enggak dalam keadaan lapar saat berkunjung ke Kopi Toko Djawa. Tapi kalau sekedar mengganjal perut, elo bisa memesan aneka roti dan cake yang didisplay dalam rak kue yang mengingatkan gue pada masa kecil.

Harga menu yang ditawarkan di Kopi Toko Djawa mulai dari Rp 15.000 – Rp 35.000. Cukup ramah dompet sih menurut gue. Apalagi dengan tempat yang nyaman seperti ini. Hanya ada satu hal yang menurut gue mengganggu: remote calling bell yang digunakan sebagai tanda pesanan kita telah sedia. Selain rasanya terlalu modern, suaranya berisik bikin kaget.

Toko di Kopi Toko Djawa

toko kopi djawa tempat ngopi di Bandung

Kopi Toko Djawa ini enggak terlalu luas, hanya ada dua meja besar memanjang di bagian tengah, serta beberapa dipan. Yang tak kalah menarik mata gue adalah toko yang terletak di bagian belakang tempat ngopi di Bandung ini.

Ngeri-ngeri sedap gue mengintip apa saja yang ditawarkan di Toko di Kopi Toko Djawa ini. Berbagai perintalan cantik memanjakan mata. Meski ukuran toko ini enggak besar, tetap saja gue pulang dengan membungkus sebuah journal dan sticker.

Overall gue suka banget sama tempat ini. Selain karena Es Kopi menurut gue enak, tempatnya juga instagramable dan cozy. Tapi saran Travel Galau, hindari akhir pekan, mengingat tempat ngopi di Bandung ini tidak terlalu luas, sehingga pasti akan ramai sekali. Cukup pesan untuk on the go saja bila sedang ramai.

toko kopi djawa tempat ngopi di Bandung

Dalam waktu beberapa bulan terakhir, gue sudah dua kali berkunjung ke Toko Kopi Djawa ini. Kayaknya Bunga bakal protes kalau besok gue ke Bandung minta diajak ke sini lagi. Eh, tapi Toko Kopi Djawa sudah membuka cabang keduanya, di jalan Riau. Hmmm… Apakah next trip ke Bandung saatnya gue mencoba ke Toko Kopi Djawa 2?

Kopi Toko Djawa
Jl. Braga no. 79 Bandung
Operating Hour: 10 AM- 22 PM
Instagram: @KopiTokoDjawa

Travel Galau, muslimah blogger Indonesia. Jakarta. Tukang main, suka moto dan dipoto, pecinta kopi dan kain nusantara.

21 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *